*catatan dari seorang penghobi mbolos kuliah
Kalau diingat-ingat, aku hampir di semua mata kuliah sudah pernah bolos. Sekarang ketika aku lagi nulis ini pun dalam posisi bolos. Rencana sampai sore nanti. Hahahah..... bangga ni ceritanya. Ok bagi yang nggak tahu mbolos, akan aku jelaskan. Bolos dalam pengertianku adalah nggak masuk kuliah. Alasannya adalah males, nggak mood dan lainnya.
Aku memang tipe mahasiswa yang nggak suka memaksakan diri untuk kuliah. Kuliah santai aja bro. Yang penting lulus pada waktu yang tepat. Kembali ke mahasiswa yang nggak suka memaksakan diri untuk kuliah. Kalau lagi nggak mood kuliah, aku mending mbolos. Kadang ke warnet atau malah pulang. Aku pikir, ketika kuliah itu nggak asik ngapain harus diikuti. Dari pada di kelas cuma bengong atau ngalamun, lebih baik ya keluar untuk cari makan.
Kalau masuk kuliah hanya mementingkan absen aja, ya percuma. Ilmu nggak dapat, buang-buang waktu iya. Tapi karena di universitasku, ada pembatasan jumlah mbolos jadi aku harus mengendalikan hasrat mbolosku. 75% kehadiran, kalau tidak memenuhi nilai nggak keluar. Mampus deh!!hehehehe
Sebentar, jangan salah artikan saya pembolos yang biasa. Saya ini pembolos yang luar biasa. Alasanku untuk memilih ke warnet dari pada kuliah terkadang didasari alasan nyari tugas, informasi maupun menghubungi rekan-rekan di jejaring sosial. Silaturahmi itu baikkan?Kalau mbolos pulang itu kemungkinan nganter mama. Karena kegiatanku yang padat, brangkat pagi pulang malam, membuat mamaku protes. Ya biar ayem, aku antar deh mama belanja.heheheh
Selain itu alasan bolos yang utama adalah karena ada kegiatan diluar kampus. Kadang aku merasa nyaman dan merasa sangat nyaman ketika berkegiatan diluar kampus. Misalnya ikut kepanitiaan, workshop, rapat-rapat dan hal-hal yang senada dengan itu. Kegiatan itu nggak monoton. Bisa menambah teman dan kemampuan soft skill.
Aku termasuk orang yang mengagungkan softskill daripada nilai ijasah. Menurutkku ijasah itu hanya berhenti pada saat seleksi administrasi pada saat melamar kerja. Selanjutnya, softskill dan jaringan yang menentukan. Kata orang-orang yang menjadi panutanku dan menurutku mereka sukses begitu.
Makanya kalau aku nggak mood kuliah atau ada kegiatan, aku memilih bolos. Tapi itu tetap ada batasannya. Karena bolos itu seperti ganja, membuat ketagihan.
1 komentar:
paraaaah....
Posting Komentar