Masa depan, siapa yang tahu tentang masa depannya? Apa yang akan terjadi 1 atau dua menit yang akan datang pun tidak yang tahu. Yah mungkin terkecuali bagi beberapa orang yang katanya punya kemampuan untuk melihat masa depan. Tapi menurutku, orang biasa juga bisa melihat masa depannya.. Bahkan bisa juga untuk berada dalam masa depannya. Tidak perlu punya kemampuan apapun.
Buku yang berjudul "Chiken Soup for The Soul, Membuat Impian menjadi Kenyataan" inilah yang membuat aku kembali merenung tentang masa depan. Bagaimana jika masa depan itu bisa dilihat bahkan bisa dirasakan pada hari ini? Enak juga ya jika bisa melihat dan merasakan masa depan.
Walau baru membaca pada halaman-halaman awal, nampaknya aku sudah bisa menemukan cara untuk merasakan masa depan. Cukup duduk santai atau rebahan saja. Yang penting nyaman. Itulah langkah pertamanya. Kemudian dilanjutkan dengan melepaskan semua penat yang dirasakan. Dan munculkan ingatan tentang hal-hal yang menyenangkan yang pernah dialami. Menikmati rasa bahagia dan relaks.
Selanjutnya adalah mulai pejamkan mata. Dan mulai mengenali diri kita. Siapa diri kita, apa yang kita inginkan, tujuan apa yang ingin tercapai. Lalu mulai untuk menyusun potongan-potongan jawaban tersebut, buang dan perbaiki jawaban yang tidak disukai. Kemudian menentukan kapan hal itu bisa terjadi. Misalnya dalam jawaban itu aku menemukan diriku sebagai orang biasa, hanya seorang mahasiswa yang pekerjaannya hanya kuliah, main, pulang, tidur. Lalu aku akan merubah diriku menjadi mahasiswa yang mempunyai pergaulan hebat, cakap dalam kuliah. Menjadi mahasiswa berprestasi dan mempunyai link orang-orang hebat. Dari sinilah aku mulai mendapatkan keinginanku, pertama adalah kamera SLR merek canon EOS 1000d aku dapatkan dari orang tuaku sebagai hadiah prestasiku. Lalu aku bisa jalan-jalan keluar negri dengan gratis. Kedua hal ini aku dapatkan dalam 2 tahun kedepan.
![]() |
| canon EOS 1000d |
Setelah lulus kuliah, aku melihat diriku bekerja di sebuah media masa besar di Indonesia. Kegiatanku disana adalah liputan pertandingan olahraga nasional maupun internasional. Membawa kamera dengan lensa panjang. Aku berada di Wembley Stadium di Inggris, meliput timnas Inggris bertanding. Pekerjaanku adalah seorang jurnalis.
![]() |
| Wembley Stadium |
Setelah yakin hal tersebut yang akan dicapai, lalu segeralah membuka mata. Kemudian tuliskan semua yang dipikirkan. Nikmati apa yang tadi telah dirasakan dengan tulisan di kertas. Lipat kertas itu dan letakkan ditempat-tampat yang kiranya sering terjamah. Tidak hanya ditulis dalam kertas, tapi juga ditulis dalam hati. Jadikan sebuah keyakinan bahwa hal itu dapat tercapai. Mimpikan dalam keadaan sadar maupun tidak. Jadikan sebagai motivasi. Dan sekali waktu, perlu kiranya untuk membuka lipatan tersebut. Lalu kembali rasakan.
Dengan cara seperti ini bukanlah kita sudah melihat masa depan. Walau sekarang hanya imajinasi tapi mungkin itu bisa menjadi masa depan. Indah bukan, jika dapat melihat dan merasakan masa depan. Imajinasi yang menjadi motivasi telah berhasil menuntun untuk mewujudkan masa depan yang diinginkan sekarang.
Semangat Mencoba!!!!!!!!!!!!!!!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar