Sekarang aku berada di basecamp KKN. Ruangannya tidak terlalu besar, 5 x
5. Ruangan ini untuk 24 KKN, 18 dari UNY dan 6 dari STIQ.
Ah... kurang lebih 3 bulan yang lalu ruangan ini masih mirip dengan
gudang. Kotor dan berdebu. Sempat mengumpat ketika mengetahui kalo
basecampnya di sini. Tapi ternyata juga betah sampai KKN hampir selesai.
Ya 2 minggu lagi KKN selesai. Senang.... Senang? Aku tidak yakin
seperti itu. Bagiku yang berada diruangan ini adalah keluarga. Berarti
jika 2 minggu KKN berakhir, bakal kehilangan keluarga nih.
Oke aku akan bercerita sedikit tentang KKN-PPLku.
6 bulan yang lalu aku harus memilih sekolah untuk KKN. Rencana dari
semula, aku akan memilih di SMA N 1 Sewon. Ya aku mantap sekali dengan
sekolah itu. Secara itu adalah almamaterku dulu. Karena sudah mengetahui
medan, aku yakin bakalan mudah. Tapi memang keinginan itu terkadang tak
selalu sejalan dengan kenyataan. SMA yang aku pilih ternyata kuotanya
telah habis. Aku bingung harus kemana. Dengan hasil cing ciripit,
akhirnya aku memilih SMK N 1 Bantul. Waktu itu aku sangat tidak semangat
untuk KKN.
Pertemuan kelompok KKN SMK N 1 Bantul di pendopo tejokusumo FBS dengan
agenda ketemu DPL (Dosen Pembimbing Lapangan). Waktu itu aku hanya kenal
(dalam dunia maya) dengan Dwi. Dia anak ADP fakultas ekonomi (baru
pindahan nih dulunya FIS). Aku yang kebiasaan telat, waktu itu pun
sengaja telat. Padahal baru telat 30 menit, eh bu DPL sudah pergi.
Clingak-clinguk, akhirnya ketemu. Itulah pertemuan pertamaku dengan
kelompok KKN. Waktu itu ada 17 anak. Dari FT: Wakhid, Dian dan Banu.
Fakultas ekonomi: Ari, Erna, Mareta, Dwi, Sani, Norna dan Ani, FBS:
Cindy, Eka dan Arum, FIP: Arini dan Swastika dan dari FIK: Sukamto dan
aku. Beberapa bulan kemudian ada tambahan dari FBS, mas Leo.
Bulan-bulan pertama adalah yang paling berat buatku. Perkenalan dan
proses penyesuaian diri dengan teman-teman yang memang tidak saling
kenal. Sempat aku malas dengan kelompok KKNku. Sehingga aku
menomorduakan mereka. Jadi maaf ya kawan-kawan kalau dulu aku sering
ijin kumpul KKN.
Kelompok KKNku menurutku memang sedikit rempong. Aku paham karena kami
terdiri dari banyak kepala yang mempunyai pemikiran masing-masing. Aku
contohkan, untuk pemilihan seragam KKN rapatnya sampai sebulan.hehhe
Sebelum KKN dimulai, kelompok KKNku sudah disuruh untuk membantu
sekolah. Diantaranya setiap sabtu disuruh merapikan perpustakaan dan
seminggu sebelum tanggal masuk KKN, kami membantu penerimaan siswa baru.
Dari beberapa kegiatan ini membuat aku nyaman dengan teman-teman
baruku.
Dan sekarang, 2 minggu sebelum penarikan KKN aku masih bersama mereka.
Walau satu teman kami, Banu, tidak bisa menyelesaikan bersama-sama
karena ada tugas berlayar. Hari ke hari aku semakin nyaman dengan
mereka. Beberapa program kerja dikerjakan bersama. Kesalahan disana-sini
adalah proses pembelajaran bagi kami. Aku sangat merasakan diriku ada
yang berbeda setelah berproses dengan mereka.
Tapi apakah kebersamaan ini masih terjalin? Sebulan atau bertahun-tahun kemudian apakah masih seperti ini?
Untuk hari ini aku hanya bisa bersenandung ini:
jika kita tua nanti kan hidup masing-masing
ingatlah hari ini............
Tidak ada komentar:
Posting Komentar